Kotanusantara.id, SEMPAJA. Kesuksesan hoki Kaltim sudah dimulai sejak 2008 silam, yang secara konsisten selalu mampu menyumbang emas di perhelatan PON. Sampai di edisi terakhir PON Aceh-Sumut, prestasi itu mencapai puncak dengan sukses mengawinkan emas nomor putra dan putri.
Keberhasilan ini tentu tak bisa dilepaskan dari komitmen Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kaltim, yang secara berkelanjutan terus melakukan pembinaan dan regenerasi atlet-atletnya. Komitmen itulah yang akhirnya mampu menjaga konsistensi hoki Kaltim menjaga tradisi medali di kancah nasional.
Kamis (20/2) kemarin, FHI Kaltim kembali memfasilitasi atlet-atlet juniornya untuk berkompetisi. Gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Hockey Kaltim yang akan tuntas pada Minggu (23/2) besok ini diikuti sekitar 139 atlet dari empat pengcab. Hal lain yang sangat membanggakan, di kejurprov kali ini, wasit yang memimpin semuanya juga asli putra daerah.
Membuka kejurprov, Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi hoki dalam membawa nama daerah. Ia pun memuji bentuk pembinaan yang dilakukan yang dinilai selaras dengan prestasi yang dihasilkan.
“Saya terus mengikuti perjalanan hoki ini sejak 2008 dan akhirnya puncak prestasi itu bisa diraih di PON XXI Aceh-Sumut. Walau sebenarnya capaian itu bisa didapatkan di Papua. Terima kasih untuk hoki Kaltim, walau bermain di bawah tekanan di PON, tapi mampu membuktikan bahwa Kaltim mampu,” ucap Rusdi mengapresiasi.
Sementara itu, Ketua FHI Kaltim H Najemuddin, menyebut pembinaan hoki tak pernah terputus sejak 2008 silam. Pembinaan secara berjenjang terus dilakukan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga para atlet yang sudah duduk di bangku kuliah, menjadi fondasi utama prestasi yang sudah diraih.
“Alhamdulillah, sampai sekarang kami terus konsisten dan mampu melakukan pembinaan,” ucap Najemuddin.
Ia pun tak menampik, kejurprov junior ini menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan atlet yang akan menjadi wakil daerah pada 2028 nanti. Dari ajang ini diharapkannya akan terjaring bibit potensial yang akan meneruskan perjuangan senior-seniornya di masa depan.
“Karena memang harus disiapkan dari sekarang dan semoga standar yang kami jalankan selama ini tetap bisa kita lakukan,” pungkasnya. (rz/upi)
Editor: Redaksi Sapos





