Borneo FC Rebut 3 Poin di Kandang PSIM

LEBIH EFEKTIF. Meski kalah ball possesion, Pesut Etam tampil lebih efektif dan meraih kemenangan tandang keduanya musim ini.

Kotanusanatara.id, SAMARINDA KOTA. Dua gol solo run dan satu assist brilian dengan eksekusi berkelas, mewarnai kemenangan Borneo FC atas PSIM Jogjakarta, Minggu (14/9/2025). Kemenangan yang terasa sangat elegan, karena terjadi di kandang lawan, dengan intensitas tinggi nyaris di sepanjang laga.

Pekan lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, memang memperlihatkan ketatnya kompetisi musim ini. Meski menang dengan skor cukup mencolok 3-1, bukan perkara mudah bagi Pesut Etam untuk mendapatkannya. Bombardir serangan dari PSIM di laga itu, menuntut konsentrasi tinggi dan mental yang kuat dari seluruh penggawa Pesut Etam.

“Sejak awal saya sudah mengira ini adalah laga yang sulit bagi kami. PSIM meraih hasil bagus di empat pertandingan sebelumnya, dengan belum terkalahkan dan mereka memiliki kualitas yang baik. Tapi, kami percaya bisa mendapatkan tiga poin,” ucap pelatih Borneo FC Fabio Lefundes.

Menariknya, tiga gol Borneo di duel kali ini benar-benar memperlihatkan kualitas luar biasa. Lesakan pertama dari M Sihran, diawali lewat umpan parabola Juan Villa dari sepertiga daerah pertahanan sendiri. Umpan itu pun mampu dikejar Sihran dengan kecepatan dan kelincahan pemain berpostur mungil itu. Melihat ada celah terbuka, Sihran langsung melepaskan shooting melengkung yang mengarah ke pojok kanan atas gawang, tanpa bisa dijangkau Cahya Supriadi, kiper PSIM.

Gol kedua juga tak kalah berkelas, Mariano Peralta mampu membaca situasi untuk melepaskan umpan terobosan melewati dua pemain belakang, untuk kemudian muncul Juan Villa dari lini kedua, bebas tanpa pengawalan. Dengan cerdik, gelandang asal Kolombia itu menendang bola ke arah tiang dekat, mengelabui kiper lawan yang mengira bola ke arah sebaliknya. Begitu juga, gol Maicon Souza, yang dengan berani mengajak lawan untuk beradu sprint dari tengah lapangan dan menyelesaikannya dengan sempurna.

“Kunci kemenangan kali ini, pemain bisa melakukan apa yang kami minta dan mereka bisa membawanya ke lapangan, untuk mengekseskusinya dengan sempurna,” ungkap Lefundes.

Ya, walau dari sisi penguasaan bola, Borneo tertinggal jauh, 64 berbanding 36 persen, tapi kali ini Pesut Etam menunjukkan efektivitas luar biasa. Sesuatu yang dianggap pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel sebagai pembeda. (rz/upi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait